Sudah Tahu SOP Restoran Cepat Saji? Berikut Ulasannya

15.45 sudut warna 0 Comments


Standar Operasional Prosedur merupakan salah satu sistem yang mengatur tentang tugas dan fungsi setiap elemen dalam perusahaan. Adanya sistem ini juga menjadi acuan untuk menjalankan serta memudahkan pekerjaan yang ada. SOP yang baik harus memenuhi prinsip kemudahan pengguna, termasuk dalam SOP Restoran ini. Dengan adanya standar operasional prosedur yang terdapat dalam restoran membuat tamu menjadi nyaman dan mendapatkan apapun yang diinginkan. Mau tahu bagaimana dan berbagai contoh SOP yang terdapat pada restoran ? yuk simak ulasannya berikut.

Standar Operasional Prosedur Produksi Restoran
Untuk format dan elemen pada SOP Restoran dengan latar belakang memberikan pedoman kebijakan dan operasi pemrosesan serta pembuatan produk mulai dari bahan mentah menjadi produk yang siap dijual oleh resto. Kemudian untuk ruang lingkup mencakup perancangan produk yang memenuhi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, dan fungsi, yang dapat meminimalkan biaya produksi. Setelah dari ruang lingkup untuk satuan kerja yang terlibat yaitu bagian pembelian, produksi, marketing, dan keuangan. 

Prosedur pelaksanaan dalam sistem ini bisa dilakukan dengan cara pelayan mengeluarkan persediaan makanan dari gudang dengan bantuan para karyawan dan beberapa resep serta teknologi. Kemudian untuk setiap makanan yang diproduksi harus murni buatan restoran yang disajikan setiap hari. Setiap makanan yang terjual juga harus dicatat dalam buku besar sesuai dengan harga makanan yang bersangkutan sebagai salah satu unsur penyusunan laporan keuangan resto.

Standar Operasional Prosedur Penerimaan Kas Restoran
SOP Restoran cepat saji ini selain mempunyai standar operasional prosedur untuk produksi, ternyata juga mempunyai standar operasional prosedur yang tidak kalah penting yaitu standar operasional prosedur penerimaan kas dengan latar belakang memberikan pedoman kebijakan, alur, dan prosedur penerimaan kas restoran. Untuk prosedur pelaksanaan, pengunjung bisa menggunakan fasilitas makan ditempat, dan delivery order. Untuk satuan kerja yang terlibat yaitu marketing, logistik, dan finance serta accounting. 

Proses pencatatan penerimaan kas yang timbul dari aktifitas operasional perusahaan membuat aktifitas investasi ataupun kegiatan pendanaan perlu disusun dengan ketentuan-ketentuan yang berhubungan dengan proses pencacatan atu pembukuan sebagai dasar atau pegangan untuk pelaksanaan operasional tersebut. 

Standar Operasional Prosedur Penggajian Karyawan
Selanjutnya format standar operasional prosedur penggajian karyawan dengan latar belakang dan tujuan yang sama yaitu untuk pemrosesan data transaksi tentang aktivitas karyawan. Prosedur penggajian karyawan memiliki ruang lingkup berupa validasi kehadiran, mempersiapkan slip gaji atau aplikasi transfer uang. Untuk pihak yang terlibat yaitu bagian HRD dan bagian keuangan. Untuk prosedur pelaksanaanny dapat dilakukan tiap akhir bulan pihak manajemen resto mempersiapkan penggajian, memeriksa tarif dan pemotongan pajak. 

Dalam  SOP Restoran  juga dapat dilakukan dengan proses pemetaan penggajian dengan cara melakukan pengecekan data karyawan mulai awal seperti penerimaan gaji, perubahan gaji, sampai pada berapa jumlah karyawan yang diberhentikan. Tidak hanya itu setiap pihak juga perlu mengecek data kinerja karyawan seperti absensi karyawan, pekerjaan dan tanggung jawab karyawan, sampai dengan total jam kerja yang telah disetujui oleh staf tertentu. 

Para pelayan harus mampu memberikan pelayanan kepada pengunjung dengan sangat baik. Dengan mengikuti standar prosedur pelayanan yang baik, menjadikan pelayanan dalam restoran cepat saji ini menjadi lebih baik dan lebih bersikap profesional dalam bidangnya. Dengan terlibatnya beberapa orang, pelayanan restoran harus sadar bahwa penilaian atas pelayanan di restoran tersebut datang dari sudut para pengunjung.

0 komentar: